IMG_20210815_102355_copy_700x400

Tolak Wartawan Meliput, 2 Anggota DPRD Kabupaten Buru Nyaris Adu Jotos

Namlea, Radar Tipikor.com – Menolak kehadiran wartawan meliput dalam rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), 2 Anggota DPRD nyaris adu jotos, Sabtu 14/8/2021.

Kedua angota DPRD tersebut yakni, Maser Salasiwa dan Arifin Latbuat. Bahkan keduanya saling mengancam satu sama lainnya.

Situasi yang kian memanas itu langsung dilerai anggota DPRD lainnya. Alhasil, sidang pun diskors hingga menunggu surat dari tiga pimpinan DPRD Buru.

Menurut pengakuan Latbuat, Salawisa menolak kesepakatan bersama menghadirkan wartawan untuk meliput rapat bersama TAPD yang digelar di ruang paripurna.

Agenda rapat sendiri membahas kondisi keuangan daerah yang disebutnya tengah terpuruk.

“Sebelumnya rapat ini sudah disepakati beberapa teman-teman Anggota DPRD, untuk diliput oleh media, namun saudara Maser Salasiwa tidak mau menerimanya,” kata Latbual kepada wartawan saat diwawancarai.

Lanjutnya, kehadiran wartawan dinilai penting untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang kondisi yang terjadi.

Dia pun mengaku heran atas penolakan Salawisa akan kehadiran wartawan sebagai corong informasi ke publik.

“Semua rakyat lagi membutuhkan penjelasan dari wakil rakyat, sebanyak 4026 PNS, Honorer, Rakyat dan lainnya lagi menunggu kebijakan pemerintah yang strategis, dengan tujuan agar bagaimana ekonomi rakyat bisa membaik, namun tiba-tida ada wakil rakyat tidak mau mempublikasikan persoalan ini kepada masyarakat umum, logikanya dimana,” katanya.

Dalam rapat itu, dihadiri oleh Asisten I Masri Bugis, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Buru, Moh. Huri, Kadis Pendapatan Asis Latuconsina dan Kepala Bapeda Najib Hentihu. (Fr/**)