IMG-20210717-WA0019

Akibat Luapan Sungai Waeapo Beberapa jenazah Dipindahkan

Namlea, Radar Tipikor.com – Hujan yang mengguyur wilayah pengunungan dataran tinggi waeapo mengakibatkan terjadinya dibit air yang begitu tinggi dikawasan Sungai Waeapo menyebabkan Masyarakat yang Makam keluarganya tinggal berjarak sekitar 1,5 Meter langsung mengambil langkah memindahkan Makam,

Berjarak sekitar 3 Meter dari bibir sungai juga ikut dipindahkan Makam keluarganya, mengigat akan terjadi Erosi, Ditakutkan sewaktu – waktu bisa terjadi banjir bandang Mengingat sekarang Musim Hujan dan Curah Hujan yang Tinggi di Pegunungan, Kemudian sebelum hal itu terjadi Masyarakat mengambil langkah cepat guna memindahkan Makam Keluarganya. Desa waitina unit 10. kecamatan Wailata Sabtu 17/72021.

Di jelaskan Masyarakat Memindahkan Makam tersebut karena Keadaan darurat.
Di konfirmasi salah satu warga yang namanya tidak mau di sebutkan yang lagi memindah kan mayit, keluarganya kami meminta bantuan Modim dan Tokoh Agama juru kunci makam untuk memindahkan Makam sudah sesuai dengan Ajaran Agama” jelasnya.

Sementara itu Keterangan Penjabat Kepala Desa Waetina Bapak Nofianto Terhitung sejak Hari Senin pagi Tanggal 12 Juli 2021 sampai dengan Jumat Siang Hari ini Tanggal 16 Juli 2021 sudah ada sekitar 80 Makam yang dipindahkan karena , Makam yang dipindahkan hari ini oleh Keluarganya pun beralasan sama yaitu, Takut Makam Hanyut diterjang Erosi Luapan Sungai Waeapo.

Makam – Makam tersebut dipindahkan ke Sebelah Timur dan Sebelah Utara Makam Desa Waetina, yang mana tempat Pemindahan tersebut masih merupakan areal TPU Desa Waetina yang letaknya lebih Jauh dengan Jarak Sungai Waeapo, Sebelum Erosi tambah parah, Mohon kiranya segera ada upaya dan langkah – langkah Cepat Serta Efektif dari Dinas Terkait dan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dalam mencarikan solusi terkait Erosi ini “ungkap salah satu warga

Lanjut di Harpakan ke pada pemerintahan yang mengani permasalahan agar secepatnya menindak lanjuti proposal yang kami layangkan ber kali-kali kepada Pemerintah dan segera Mangambil Langkah Terkait Normalisasi Sungai. Dan ini sudah dari Masa Pemerintahan Kepala Desa yang Definitif diusulkan ke Pemerintah Daerah, Kemudian dilanjutkan lagi Tahun 2019 Mengajukan Proposal lagi oleh Penjabat Kepala Desa, yang mana mengusulkan Proposal ke Pemerintah Daerah lagi terkait Normalisasi Sungai, akan tetapi belum terealisasi, sehingga menyebabkan Kondisi Makam semakin memprihatinkan akibat diterjang Erosi Luapan Sungai Waeapo.

Pemerintah Desa Lewat Penjabat Kepala Desa dan Seluruh Elemen Masyarakat Desa Waetina menyampaikan dan mengharapan kan agar Pemerintah Daerah Bapak Bupati Buru dan 25 Anggota DPRD Kabupaten Buru dapat Mengambil Langkah Cepat dan Efektif Guna Mencari Solusi Awal Menangani Permasalahan Erosi ini, kemudian Agar Secepatnya Membangun Talud Penahan Arus Air Sungai Waeapo Serta Menormalisasi Sungai Waeapo yang sudah Mengikis TPU Desa Waetina, sebelum Lokasi TPU bertambah parah akibat Erosi Luapan Sungai Waeapo.

Laporan (fer/007).