IMG-20210217-WA0031

Praktisi Hukum Andar Situmorang SH Minta, Pelaku Penganiayaan Romauli, Segera Ditangkap

Medan, Romauli Situmorang Binti Kristina Sirait Penduduk Jalan Flamboyan Utara V No 868 RT 007 /002 Kelurahan Pendurungan Kecamatan Pendurungan Kota Semarang, sekarang tinggal di Perum Bukit Beringin Elok IX/569RT 003 /RW 014 Kel Wonosari KecNgalian Kota Semarang Jawa Tengah menunggu kepastian Hukum atas penganiyaan diri nya yang mana hampir 7 bulan tak tahu rimbanya.

Menurut Keluarga Romauli, SU. Barimbing kepada awak Media ini 17/2 menuturkan secara terperinci kejadian yang menimpa Romauli Simatupang.

Peristiwa penganiyaan tertuang pada laporan Polisi Nomor :LP /B/297/VIII/2020 Tertanggal 14 Agustus 2020 lalu, pada tgl14/8 .2020 terjadi penganiayaan terhadap Roma sekitar jam 08.30.
di jalan Taman Flamboyan Utara V RT 007 /RW 002 Pendurungun Kecamatan Pendurungun Kota Semarang dengan tuduhan Psl 351 KUHP jo Psl 352 dengan pelaku dapat diganjar Hukuman 2 Tahun lebih.

Sampai saat ini pelaku Penganiyaan yang diduga adik istri Crisjon yang berinitial Remi belum juga ditangkap pihak yang berwajib, diduga ada pembiaran dari pihak kepolisian kepada pelaku ujar keluarga Roma, SU. Barimbing kepada awak media ini 17/2 di Medan..

Ketika dikonfirmasi kepada pihak Polsek Pendurungan Kota Semarang Iptu Muliyadi SH melalui Hpnya menyatakan menunggu pihak Kejaksaan P18 dan P19 ujarnya.

Masih dikatakan keluarga Roma, meminta kepada KaPolsek Atau Poltabes Semarang dan Polda Jawa Tengah agar menangkap pelaku penganiayaan terhadap diri Roma

Kasus penganiyaan ini telah lama dan hampir 7 Bulan lama nya padahal diperkirakan 11/1 lalu tersangka akan dipanggil, namun sampai saat ini tidak dijebloskan.

Praktisi Hukum Andar Situmorang SH mengatakan kepada Media ini, kasus ini segera dituntaskan dan masalah pasal nya tak bisa diganti ujarnya.

“Kasus ini menurut saya sudah cukup karena saksi telah lengkap dan Visum nya juga telah lengkap sesuai hukum yang berkaku di Indonesia berarti pelaku bisa dijebloskan kepenjara,” mengakhiri pembicaraan kepada awak media ini.

(Laporan Syam Hadi Purba Tambak)