IMG-20210209-WA0003

Warga di Namlea Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Sungai

Namlea, Radar Tipikor.com. – Sesosok Mayat lelaki ditemukan di sungai Waibini areal Air sungai pohon pepaya tepatnya dibeberapa batang pohon bambu yang berada dipinggir sungai. Mayat lelaki tersebut ditemukan Senin,
08/02/ 2021

Setelah diperiksa akhirnya diketahui sesosok mayat laki-laki tersebut adalah Lam Bone Buton (70)  warga Desa Jamilu Kabupaten Buru.

Menurut penuturan anak korban Afdil Buton (21), pada hari Minggu tanggal 07 Februari 2021 sekitar pukul 17:00 wit, Saksi mengantar korban (bapaknya) ke kebun dengan menggunakan kendaraan Roda dua, dari kediaman (rumah mereka) di Desa Jamilu menuju kebun di Ambolehe Desa Savana Jaya, Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru.

Menurut Afdil biasa ayahnya (korban) sering tidur di kebun selama 2-3 hari, untuk mengumpulkan hasil kebun guna di jualkan di pasar untuk kebutuhan sehari-hari.

Namun setelah keesokan harinya, dirinya mendengar berita dari warga, bahwa ayahnya di temukan sudah tidak bernyawa di TKP karena terseret Air pada saat banjir.

Dan dirinya bergegas datang ke TKP untuk melihat langsung seperti di yang beritahukan warga.

Selain itu, dari penuturan saksi, Rafi Uding 25thn warga Desa Savana Jaya mengatakan,” Dirinya menemukan korban sekitar pukul 11:00 wit, pada saat itu dirinya sedang melakukan aktifitas menghanyutkan kayu bakar di sungai.
Saat menghanyutkan kayu dirinya kurang lebih berjarak 30 meter dengan korban, pada saat sampai dilokasi TKP dirinya melihat sesosok mayat dari jarak empat meter.

“Dirinya melihat korban mayat dalam posisi terlentang di atas batang bambu yg berada di pinggir sungai, dan dirinya pun segera memberitahukan kepada mertuanya (La Here) yang tinggal tidak jauh dari TKP, bahwa ada sesosok mayat yang tidak di kenalnya terdampar di pinggir sungai dengan posisi terlentang di atas batang bambu.

“Lanjut Uding, mendengar informasi tersebut mertuanya (La Here) menyuruhnya untuk kembali memastikan, apakah korbannya laki-laki atau perempuan. ” Dirinyapun kembali ke TKP guna memastikan apakah korbanya laki-laki atau perempuan. Setelah melihat dan di pastikan dengan benar, korban adalah seorang yang berjenis kelamin laki-laki.

Baru pada pukul 12.00. Wit Kapolsek Waeapo, Ipda Zainal bersama personil Polsek serta Pegawai Kesehatan Puskesmas Savana Jaya tiba di TKP. Selanjutnya melakukan olah TKP, dan meng evakuasi Korban dari pinggiran sungai. Evakuasi di laksanakan ditengah kondisi cuaca hujan namun bisa di laksanakan dengan aman.

Dan pukul 12.15 Wit Kasat Reskrim bersama dengan anggota Intelkam dan anggota Reskrim Polres Pulau Buru tiba di TKP dan langsung melaksanakan evakuasi korban bersamaan dengan Kapolsek, Pegawai Kesehatan dan masyarakat sekitar.

Pukul 12:30 wit, korban dibawa menuju Puskesmas Waeapo tepatnya di desa Savana Jaya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, terindikasi korban meninggal di karenakan terseret air banjir. Karena pada saat itu terjadi banjir di sungai Waibini areal Air Papaya, Desa Savana Jaya Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru.

Sementara itu, pihak keluarga tidak mau melakukan ottopsi dan mereka tidak keberatan atas meninggalnya almarhum,  karena keluarga merasa bahwa tidak ada kenjanggalan terkait meninggalnya almarhum. Pihak keluarga merasa korban meninggal akibat terseret Air sungai yang meluap/banjir saat hendak menyeberang sungai tersebut.

Laporan, Ferdian.