IMG-20200915-WA0035_copy_700x450_1

DPRD Soppeng Rapat Paripurna Penyerahan Nota Keuangan dan Ranperda 2020

RadarTipikor.Com – DPRD Kabupaten Soppeng Gelar Rapat Paripurna tingkat I dengan Agenda Penyerahan secara resmi Nota Keuangan dan Rancangan Perda Perubahan APBD T.A 2020. Selasa (15/9/2020) di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng.

Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak SE dalam sambutannya mengatakan APBD Kab. Soppeng TA. 2020 direncanakan mengalami perubahan sebagai akibat ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN TA. 2020 dan terbitnya Surat Keputusan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan tentang percepatan Penyesuaian APBD dlaam rangka Penanganan Covid-19 yang mengharuskan adanya Refocusing anggaran.

“Kami juga sampaikan kepada Pimpinan dan Anggota Dewan bahwa sesuai dengan Pasal 164 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun Anggaran 2020 ini juga telah mengakomodir beberapa perubahan Peraturan Bupati mendahului perubahan APBD yang telah disampaikan kepada DPRD baik yang memerlukan persetujuan maupun yang hanya berupa penyampaian” jelas kaswadi.

Lebih lanjut Kaswadi menjelaskan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, yaitu : Pendapatan, dimana targer pendapatan yang direncanakan pada Perubahan APBD TA. 2020 sebesar Rp. 1.135.371.423.348,34. Bila dibandingkan dengan target pada APBD Pokok TA. 2020, maka berkurang sebesar Rp. 53.748.540.898,66 atau menurun sebesar 4,52%. Menurunnya penerimaan pendapatan diakibatkan anatara lain perubahan alokasi DAU berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2020 tentang perubahan postur dna rincian APBN tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19.

“Sementara untuk Belanja, dimana terget belanja yang direncanakan pada perubahan APBN TA. 2020 sebesar Rp. 1.248.262.158.701,95 , bila dibandingkan dengan target pada APBD Pokok TA. 2020, maka bertambah sebesar Rp. 40.803.457.800,95 atau meningkat sebesar 3,38%. Peningkatan belanja dipengaruhi antara lain peningkatan belanja tidak terduga untuk penanganan Covid-19”, ungkapnya.

“Pembiayaan, dimana target pembiayaan yang direncanakan pada perubahan APBD TA. 2020 terdiri dari :
-Penerimaan Pembiayaan, pada perubahan APBD TA. 2020 sebesar Rp.119.890.735.353,61. Bila dibandingkan dengan target pada APBD pokok TA. 2020, maka terjadi kenaikan sebesar Rp. 94.551.998.699,61 . Kenaikan tersebut adalah merupakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SILPA).
-Pengeluaran Pembiayaan, pada perubahan APBD TA. 2020 sebesar Rp.7.000.000.000”, rincinya.

Kaswadi menambahkan, Berdasarkan data tersebut diatas maka Perubahan APBD Kabupaten Soppeng Tahun Anggaran 2020 menganut Anggaran Defisit.

acara turut dihadiri :
Pimpinan DPRD Kabupaten Soppeng, para Anggota Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng,Ketua Pengadilan Agama Watansoppeng, Sekkab Soppeng, para staf Ahli,para asisten,para pimpinan SKPD serta para undangan lainnya.(**)