IMG-20200815-WA0024_copy_700x400

Dardi Kalteng: Polda Kalteng Berduka, Pemakaman AKBP Ign Putu Miasa Dilakukan Secara Militer

 

Kalteng Radar Tipikor.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) Berduka. Pasalnya, dibulan kemerdekaan RI ke-75, Korp Bhayangkara ini kehilangan AKBP Ign Putu Miasa beberapa waktu yang lalu.

“Sebagai bentuk penghormatan atas jasa yang telah diberikan kepada kesatuan, Polda Kalteng pun melakukan prosesi pemakaman secara militer,” kata Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., melalui Kabidhumas Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., ketika dikonfirmasi, Sabtu (15/08/2020) pagi

IMG-20200815-WA0026_copy_700x400

Hendra menerangkan, purnawirawan Polri dengan jabatan terakhir Kabagkerma Biro Bina Mitra Polda Kalteng tersebut meninggal dengan umur 69 tahun karena sakit dan sempat disemayamkan dirumah duka dengan alamat Jalan Lele II nomor 03 Kota Palangka Raya.

“Kami mewakili pimpinan mendo’akan semoga beliau mendapatkan posisi yang layak disamping-Nya. Kepada keluarga yang berduka, semoga diberikan ketabahan dari tuhan yang maha esa,” tutupnya.(Dardi.Rit)
[15/8 18:37] Dardi Kalteng: Kakek berusia 65 Tahun Ditemukan Meninggal, Polresta Palangka Raya Ungkapkan Kronologis Peristiwa

Palangka Raya Radar Tipikor.com – Polresta Palangka Raya bersama Polsek Pahandut dengan sigap merespon aduan masyarakat tentang ditemukannya seorang kakek bernama Novaro (65) dalam keadaan meninggal dunia di kediamannya, Jumat (14/8/2020) malam.

Datang bersama dengan Unit Identifitasi, petugas segera melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), yakni dengan mengamankan lokasi, meminta keterangan parak saksi maupun keluarga korban serta melakukan olah TKP, Jalan Panglima Batur, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kanit Identifitasi Polresta Palangka Raya, Aipda Yuwanda menerangkan, korban telah ditemukan meninggal dunia dengan posisi terlentang di lantai kamar saat petugas tiba, begitu pula dengan keterangan keluarga yang terlebih dahulu tiba di TKP.

“Saat kami lakukan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, serta hal-hal mencurigakan lainnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” terang Yuwanda saat dikonfirmasi media akan peristiwa tersebut, Sabtu (15/8/2020) pukul 08.00 WIB.

Dari keterangan saksi beserta keluarga korban, almarhum memang pernah terserang penyakit stroke ringan pada awal tahun, namun kondisi kesehatannya berangsur pulih hingga pada seminggu yang lalu sudah dapat beraktivitas normal.

Kronologisnya, sebelum korban ditemukan meninggal pihak keluarga sempat mencoba untuk menghubunginya melalui HP, namun tidak direspon. Merasa khawatir akan hal tersebut, mereka pun segera mendatangi kediaman korban guna memastikan kondisinya.

Saat tiba, pintu depan rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Karena tidak ada respon dari korban, mereka pun terpaksa untuk mendobrak pintu tersebut dan akhirnya masuk, serta menemukan almarhum telah tergeletak kaku di dalam kamar.

“Untuk saat ini jenazah almarhum sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, setelah dinyatakan non-reaktif Covid-19 dari hasil tes swab. Saya atas nama pribadi dan Polresta Palangka Raya mengucapkan turut berduka cita,” pungkas Yuwanda. (Dardi.Rit)