IMG-20200714-WA0002_copy_700x400

Mewakili Bupati, Hi.Umar Kunker Di Desa Kou

SANANA- Mewakili Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes Asisten I Setda Kepsul Hi. Umar Umabaihi melakukan kunjungan kerja di Desa Kou Kecamatan Mangoli Timur.

Kunjungan kerja itu, terkait dengan dampak pendememik virus Corona Covid 19 yang mengganggu sekolah dan mengancam hak-hak pendidikan para siswa dimasa depan.

Kegitan tersebut dilaksanakan di SD Negeri Kou Senin (13/7/2020) dan dihadiri oleh Kepa Dinas Pendidikan Iskhak Umamit para Guru dan Kepala Skeolah di SD, TK, Paud dan SMP Desa Kou serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemda Kepsul.

Asisten I Hi. Umar Umbaihi dalam kesempatanya menyampaikan dalam penanganan virus Corona pemerintah telah mamberlalukan berbagi macam upaya untuk memutuskan rantai penularan virus Corona dengan cara belajar yaitu denagan social distancing, serta belajar dan kerja di rumah.

lanjutnya pemerintah juga memperlakukan pembatasan sosial ber skala besar hingga pelarangan untuk mudik. “Dengan adanya kebijakan ini, maka mempengaruhi sistem dalam pendidikan di Indonesia,”kata Hi. Umar mewakili Bupati Hendrata Thes.

Dia menambahkan pembelajaran dengan jarak jauh yaitu seperti kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemdikbud.Tentang pelaksanaan pendidikan dalam masa darurat pendemik Covid 19. Saat ini terdapat adanya 206 juta siswa dan 2,6 juta guru yang terdampak menghadapi virus Corona dengan jumlah siswa dari tingkat PAUD, TK.SD, SMP maupun SMK, SMA, hingga Mahasiswa di perguruan tinggi melakukan proses pembelajaran dengan metode E Learning.

“Hal ini terpaksa dilakukan agar dapat mencegah, penyebaran Covid 19. Sistem pembelajaran jarak jauh diberbagai tingkat pendidikan, menggunakan aplikasi berbasis Internet, dengan mengunakan Clas Room seperti yang dianjurkan oleh Pemerintah yaitu, Twitter, Google Clas Room bahkan menggunakan Watsap Grup,”ungkapnya.

Salain itu, Lanjutnya Kemdikbud sendiri mengembangkan Aplikasi pembelajaran jarak jauh yaitu berbasis android mapun melalui Kemdikbud.Go.ID yang akan dimanfaatkan oleh siswa maupun Guru, ditingkat TK, PAUD ,SD, SMP, SMA SMK dan Mahasiswa di perguruan Tinggi.

“Berbagai macam upaya yang dilakukan agar pendidikan tentunya dapat bermanfaat bagi siswa danguru di sekolah diajarakan untuk berfikir kreatif dan kritis dalam menghadapi pandemik. Covid 19 dengan memanfaatkan Clas Room sehinga dapat memberikan pembelajaran bukan saja yang inovatif tetetapi pelajaran dari guru dapat dilaksanakan dengan efektif,” jelas Hi.Umar.

Hi. Umar bilang dalam berbagai prespektif proses belajar siswa peran orang tua dan guru juga sangat penting. Hal ini tentunya memerlukan upaya-upaya dengan respon yang berbeda beda oleh guru dalam memberlakukan proses mengajar ditengah pendemik Covid 19.

“Guru harus mencari cara sendiri, untuk menciptakan proses pembelajaran semantara yang efektif ,”ujarnya.

Atas nama kepala daerah dirinya berpesan untuk Dinas Pendidikan kabupaten Sula dalam situasi apapun siswa dan siswi harus tetap menjadi prioritas di masa pendemik.

“Karena masa depan daerah ini adalah masa depan kita semua dan sistem belajar mengajar adalah tanggung jawab kita. Agar siswa dan siswi harus tumbuh menjadi anak yang baik dalam segala aspek bersama orang tua dan lingkuan keluarga,” tutupnya. (Ris)