IMG-20200708-WA0034_copy_700x375

Sekda Soppeng Jadi Narsum Webinar Danau tempe

RadarTipikor.Com – Sekkab Soppeng Drs.H.A.Tenri Sessu,M.Si mewakili Bupati Soppeng sebagai narasumber pada webinar Danau tempe dalam rangka Milad UMI ke-66 dan Milad fakultas perikanan dan ilmu kelautan ke-33 Universitas Muslim Indonesia, melalui virtual aplikasi zoom di ruang SCC La Mataesso Kantor Bupati Soppeng, Rabu (8/7/2020).

Kegiatan webinar Danau tempe yang bertemakan “mangkuk ikannya Indonesia” yang digelar oleh fakultas perikanan dan ilmu kelautan universitas Muslim Indonesia, di buka oleh Rektor Universitas Muslim Indonesia Prof.Dr.Basri Modding, SE M.Si.

Sekkab Soppeng pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa, pada dasarnya apa yang diupayakan tiga kabupaten ini, baik wajo, sidrap dan soppeng, hampir sama semua perlakuannya. Mulai dari sisi penangkapan, pemberdayaan nelayan, bagaimana pengendalian dampak sosial termasuk lingkungan.

“Sebenarnya yang menjadi pertanyaan bagi kita semua adalah ikan asli indonesia khususnya untuk danau tempe yang mana?, apakah ikan nila masuk sebagai ikan indonesia khas danau tempe, kalau tidak demikian, berarti perlu adanya kesepahaman oleh kita semua , dan ini mungkin menjadi bahan masukan sebagai bahan penelitian terutama lembaga penelitian khusunya UMI”, tuturnya.

Menurut Tenri Sessu, kita tidak pernah mengupayakan bagaimana membudidayakan ikan asli danau tempe ini, tiap tahun kita restoking , tapi yang direstoking itu adalah ikan-ikan yang bukan asli danau tempe.

“kenapa kita tidak pernah membudidayakan ikan asli itu, misalnya ikan balana, bungo serta ikan sepat, semua ini tidak pernah ada upaya membudidayakan sehingga ini perlu menjadi catatan tersendiri kalau kita mau menjadikan danau tempe mangkuk ikannya indonesia.

Tenri Sessu menambahkan bahwa, beberapa upaya yang lakukan oleh pemkab soppeng berkaitan dengan itu yang pertama adalah pekerjaan sarana prasarana oleh kelompok nelayan di danau tempe, pesisir danau tempe itu terjadi pendangkalan, pemda memprogramkan untuk periode kedepan adalah pembuatan kolam, sepanjang wilayah kabupaten soppeng di pesisir danau tempe akan dijadikan kolam, dan itu akan menjadi upaya untuk membudidayakan ikan khas danau tempe.

“semoga fakultas perikanan dan ilmu kelautan UMI dapat membantu dalam membudidayakan ikan khas danau tempe”, harapnya.

Adapun narasumber pada kegiatan tersebut masing – masing Dirjen Perikanan Tangkap M.Zulficar Mohtar,ST, M.Sc, Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak (diwakili Sekkab Soppeng), Bupati Sidrap Ir.H.Dollah Mando, Bupati Wajo Dr.H.Amran Mahmud,M.Si serta Dosen FPIK Umi Dr.Ir. Andi Tamsil,MS.

Turut mendampingi sekkab soppeng Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Soppeng Ir.Erman Asnawi. (**)