IMG_20200612_234123_copy_700x350_1591976596277

Mahasiswa dan Warga Demo Pemdes KOU

SANANA, RADAR TIPIKOR – Gerakan pemuda mahasiswa dan masyarakat Desa Kou Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Desa Kou, Jumat (12/6/2020).

Aksi yang digelar oleh Gerakan pemuda desa kou tersebut adalah karena pemerintah Desa Kou tidak transparansi dengan pengololaan DD dan ADD tahun 2018 dan 2019. Serta Pj Kepala Desa Kou Din Gay diduga, menggelapkan anggran DD dan ADd tahun 2018, ratusaa juta rupiah.

Kordinator lapangan Alfian Soamole dalam aksinya mengatakan terkait dengan pengelolaan DD dan ADD Kou tahun 2018, 2019. Pihaknya meminta agar pemerintah Desa Kou dalam hal ini, Pj kepala Desa Din Gay berkewajiban memberikan informasi pengelolaan DD dan ADD secara tranparansi kepada masyarakat.

“Berdasarkan kajian kami dengan ketidak terbukaan pengelolaan DD dan ADD Desa Kou tahun 2018 dan 2019. Maka kami menuntut Pemerintah untuk melakukan transpransi anggaran kepad masyrakat,” kata Alfian.

Lanjutnya terkait dengan hasil audit investigasi oleh Inpektur Inpektorat Kepsul terjadi dugaan kerugian negara DD dan ADD Desa Kou senilai Rp. 174.273.000. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan Kami mendesak Inspektorat Kepsul terkait tahapan ganti rugi serta merekomendasikan hasil temuan tersebut di Kejaksaan Negeri Sanan.

“Kami medesak Inpektorat Kepsul agar secepatnya merekomendasikan hasil temuan ke ke kejaksaan Negeri Sanana,”tegas Alfian.

Dia bilang atas dugaan temuan tersebut serta kurangnya transparansi DD dan ADD oleh Pemerintah Desa yang dipimpin oleh Pj Kepala Desa Kou Din Gay. pihaknya memnita kepada Bupati Kepsul Hendrata Thes segera menyikapi serta rekomendasikan penonaktifan semantara Pj Kepala Desa Kou.

“Kami meminta kepada Bupati Kepsul agara segara menyikapi permasalahan yang terjadi di Desa Kou. Yang kedua kalinya dengan kasus yang sama,”pintanya.

Sementara kepala inspektur Inspektorat Kamal Sangadji saat di hubungi via wastsap dan Telpon belum membalas hingga berita ini, diterbitkan (rt)